Hubungan Asupan Natrium, Kalium dengan Hipertensi pada Lansia di Poliklinik Penyakit Dalam

Authors

  • Atin Rohatin UNISA Kuningan
  • Cahyani Wira Prayuda Universitas Islam Al Ihya (UNISA) Kuningan

Keywords:

Asupan Natrium; Hipertensi dan Lanjut Usia

Abstract

Hipertensi pada lansia sebagian besar merupakan hipertensi sistolik
terisolasi (HST), meningkatnya tekanan sistolik menyebabkan besarnya
kemungkinan timbulnya kejadian stroke, jantung bahkan hingga
menyebabkan kematian. Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya
hipertensi salah satunya adalah karena pola makan yang kurang baik,
seperti tingginya asupan natrium serta rendahnya asupan kalsium.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asuan
natrium, kalium dengan hipertensi pada lansia di Poliklinik Penyakit
Dalam RSUD Majalengka. Desain penelitian ini menggunakan desain
Cross-Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pengunjung poli
klinik penyakit dalam RSUD Majalengka yang berusia diatas 60 tahun,
jumlah responden sebanyak 77 responden. Metoda pengambilan sampel
yang digunakan adalah purposive sampling. Analisa data yang dilakukan
adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan mengunakan uji
statistik chi-Square. Hasil uji chi-square pada asupan natrium diperoleh
nilai P = 0,004 , yang berarti nilai p< 0,05 yang artinya ada hubungan
antara asupan natrium dengan hipertensi pada lansia. Hasil uji chi-square
pada asupan kalium diperoleh nilai P = 0,003, yang berarti nilai p<0,05
yang artinya bahwa ada hubungan antara asupan kalium dengan
hipertensi pada lansia. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
kelebihan asupan natrium, kekurangan asupan kalium dapat
menyebabkan hipertensi pada lansia di poliklinik penyakit dalam RSUD
Majalengka.

Published

2020-09-28