Author Guidelines

  1. Naskah harus ditulis dalam Bahasa Indonesia (Abstrak di tulis dalam Bahasa inggris dan Indonesia)
  2. Belum pernah diterbitkan atau tidak dalam proses pengajuan untuk publikasi ke media lain dan tidak mengandung unsur plagiarisme.
  3. Naskah dapat berupa penelitian, studi kasus, atau studi sastra.
  4. Penulis harus mendaftar sebagai penulis.
  5. Panduan untuk mendaftar dan menyerahkan kertas ada di bagian bawah.
  6. Naskah akan diterbitkan dalam Jurnal Fakultas Ilmu Kesehatan: Jurnal Fakultas Ilmu Kesehatan setelah ditinjau oleh peer reviewer.
  7. Naskah harus disiapkan sesuai dengan pedoman dan Template penulis berikut.

Template bisa di download di link berikut: 

 

STRUKTUR NASKAH

Judul:
Judul diberikan dalam bahasa Indonesia. Judul harus singkat, jelas dan mencerminkan isi naskah.

 

Nama Penulis:
Nama penulis di tulis lengkap tanpa gelar.

 

Afiliasi :
Sertakan fakultas, universitas dan kota dimana afiliasi penulis berada.

 

Email:
Sertakan semua email penulis.

 

Abstrak :
Terdiri dari prolog, tujuan, metode penelitian, hasil dan pembahasan dan kesimpulan. Ditulis secara singkat maksimal 250 kata.

 

Kata Kunci:
Minimal 3 kata dan maksimal 6 kata.

 

Pendahuluan :
Pendahuluan ditulis berdasarkan hasil penelitian terdahulu dan harus menyertakan novelty (kebaruan dari penelitian yang dilakukan).

 

Metodologi Penelitian:
Metode penelitian yang digunakan dalam pemecahan permasalahan termasuk metode analisis. Keterangan gambar diletakkan menjadi bagian dari judul gambar (figure caption) bukan menjadi bagian dari gambar. Metode-metode yang digunakan dalam penyelesaian penelitian dituliskan di bagian ini.

Hasil dan Pembahasan :
Hasil dan pembahasan berisi hasil-hasil temuan penelitian dan pembahasannya secara ilmiah. Tuliskan temuan-temuan ilmiah (scientific finding) yang diperoleh dari hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan tetapi harus ditunjang oleh data-data yang memadai. Temuan ilmiah yang dimaksud di sini adalah bukan data-data hasil penelitian yang diperoleh. Temuan-temuan ilmiah tersebut harus dijelaskan secara saintifik meliputi: Apakah temuan ilmiah yang diperoleh?  Mengapa hal itu bisa terjadi? Mengapa trend variabel seperti itu? Semua pertanyaan tersebut harus dijelaskan secara saintifik, tidak hanya deskriptif, bila perlu ditunjang oleh fenomena-fenomena dasar ilmiah yang memadai. Selain itu, harus dijelaskan juga perbandingannya dengan hasil-hasil para peneliti lain yang hampir sama topiknya. Hasil-hasil penelitian dan temuan harus bisa menjawab hipotesis penelitian di bagian pendahuluan.

 

Kesimpulan :
Kesimpulan menggambarkan jawaban dari hipotesis dan/atau tujuan penelitian atau temuan ilmiah yang diperoleh. Kesimpulan bukan berisi perulangan dari hasil dan pembahasan, tetapi lebih kepada ringkasan hasil temuan seperti yang diharapkan di tujuan atau hipotesis. Bila perlu, di bagian akhir kesimpulan dapat juga dituliskan hal-hal yang akan dilakukan terkait dengan gagasan selanjutnya dari penelitian tersebut. Ditulis dengan bentuk paragraph bukan point. 

 

Bibliografi :
Semua rujukan-rujukan yang diacu di dalam teks artikel harus didaftarkan di bagian bibliografi. Bibliografi harus berisi pustaka-pustaka acuan yang berasal dari sumber primer (jurnal ilmiah dan berjumlah minimum 80% dari keseluruhan bibliografi) diterbitkan 5 (lima) tahun terakhir. Setiap artikel paling tidak berisi 15 (sepuluh) bibliografi acuan. Penulisan sistem rujukan di dalam teks artikel dan penulisan bibliografi sebaiknya menggunakan program aplikasi manajemen referensi misalnya: Mendeley, EndNote, Reference Manager atau Zotero. Penulisan referensi menggunakan model sistem dari APA (American Psychological Association).