HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA

Main Article Content

Alfiani Rizqi
UNISA Kuningan
Seila Azmia
Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Pasien yang terjangkit penyakit diare tiap bulannya terus meningkat dan menjadi permasalahan utama bagi pelayanan kesehatan wilayah kerja Puskemas Sukamulya. Tujuan dari penelitian ini adalah hubungan antara penggunaan jamban dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan  Cigugur Wilayah Kerja Puskesmas Sukamulya Kabupaten Kuningan. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang mengalami kejadian diare sebanyak 109 balita. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sample random sampling sehingga diperoleh 52 anak. Instrumen dalam penelitian adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Penggunaan jamban adalah kurang baik sebanyak 46 responden atau 88,5%. Kejadian diare sebanyak 78,8% atau 40 responden) mengalami kejadian diare. Hasil uji statistik Rank Spearmen menunjukan P value = 0,000, maka Hi diterima artinya ada hubungan antara penggunaan jamban dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Cigugur Wilayah Kerja Puskesmas Sukamulya Kabupaten Kuningan Tahun 2018 dengan kekuatan hubungan masuk dalam kategori kuat (0,659). Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi orang tua balita hendaknya menggali pengetahuan dan wawasan tentang penggunaan jamban yang dapat mengurangi tingkat kejadian diare pada balita dengan mengikuti kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Puskesmas.


Keywords: Penggunaan Jamban, Kejadian Diare, Balita